Pendidikan

Ketika berumur 6 tahun, Jamal mulai bersekolah di SDN Bontote’ne, Gowa, kemudian setelah lulus melanjutkan pedidikan di SMPN 1 Sungguminasa di tahun 1993.

Selama menempuh pendidikan di SMPN 1 Sungguminasa, Ia berangkat ke sekolah dengan sebuah sepeda dan harus menempuh perjalanan dengan naik sepeda sejauh 14 km setiap hari.

Tatkala hujan turun dengan derasnya, maka ia pun basah kuyup dan ketika panas matahari sedang terik maka iapun mengayuh sepeda di bawah terik matahari yang menyengat. Selepas lulus SMP di tahun 1996, Jamal melanjutkan pendidikan di SMU Negeri 17 Ujung Pandang.

Selama 3 tahun menempuh pendidikan di SMU Negeri 17 Ujung Pandang, selama itu pula dia harus berangkat ke sekolah dengan jarak antara rumah ke sekolah yang relatif jauh. Supaya tidak terlambat, ia harus berangkat dari rumah lebih awal.

Setelah shalat subuh harus berangkat meninggalkan rumah, berjalan menyusuri pematang sawah sejauh 2 km untuk mendapatkan angkutan umum menuju ke kota. Dari rumah ke sekolah harus berganti angkutan umum sebanyak 5 kali. Untuk menghemat ongkos transpor ke sekolah yang sangat pas-pasan, seringkali ia mensiasatinya dengan menumpang di kendaraan pribadi teman sekolahan atau kendaraan gurunya.

Setelah tamat SMA, ia lalu melanjutkan pendidikan di Jurusan Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Makassar dan berhasil menyelesaikan pendidikan S1 dengan predikat Cumlaude pada tahun 2003. Butuh waktu 8 tahun untuk kembali melanjutkan pendidikan S2. Tepatnya di tahun 2011, ia kembali melanjutkan pendidikan pada Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar dan menyelesaikan studi dengan predikat Cumlaude pada tahun 2013.

Tahun 2014 silam menjadi waktu yang sangat berkesan sekaligus menjadi pengalaman hidup yang tak terlupakan bagi Jamal. Setelah melewati tes tertulis dan wawancara, 40 orang guru dari seluruh Indonesia yang terdiri dari 20 orang guru Matematika dan 20 orang guru IPA terjaring mengikuti Short Course di Victoria University Melbourne, Australia. Dan di antara 40 orang itu terselip nama JAMALUDDIN TAHUDDIN.

Selama 6 pekan belajar sambil mengeksplore tempat-tempat yang sayang untuk dilewatkan di Melbourne.

Selain mengikuti Short Course Intensive English for Mathematics and Science Teachers di Victoria University, mereka juga melakukan kunjungan ke beberapa sekolah dan Excursions ke berbagai tempat di Melbourne.